Henys Cake

.

Kontroversi Penukaran Uang Menjelang Lebaran

Share this:


http://mydetik.blogspot.com/2012/08/kontoversi-penukaran-uang.html
Seperti biasanya, menjelang musim lebaran menjamur penukaran uang di pinggiran jalan kota-kota besar.pemandangan ini akan sangat menarik untuk dibahas, dikarenakan banyak kontroversi yang mengiringi kejadian tersebut diantaranya :

1. Fatwa MUI yang jelas-jelas mengharamkan penukaran uang dikarenakan di dalam Islam memang tidak dibolehkan memperdagangkan uang (misal Rp. 100.000 bila ditukar hanya dapat Rp.95.000 recehan)

2. Dari pemerintah sebenarnya juga melarang dikarenakan selain Ilegal, penukaran uang yang tidak resmi dikhawatirkan menjadi tempat yang sangat subur bagi peredaran uang Palsu

3. Penukaran uang dijalanan masih banyak peminatnya sehingga sulit untuk dihilangkan dikarenakan :
a.mempermudah bagi penukar uang untuk mendapatkan uang recehan dengan cepat tanpa menunggu antrian yang memakan waktu lama di Bank Resmi
b.meski harus dikurangi jumlah uang yang ditukarkan, mereka menganggap sebagai balas jasa

Sebenarnya penukaran Uang dijalan yang dianggap haram oleh MUI, dianggap Ilegal dan dilarang oleh Pemerintah, dianggap Lumrah/wajar oleh sebagian Masyarakat umum, bisa kita atasi dengan mudah jika Pemerintah mengambil peran penting disini yaitu :

khusus moment menjelang lebaran pemerintah memperbanyak pos penukaran uang terutama di jalan yang ramai dan tempat umum lainnya sehinngga masyarakat lebih mudah dan tidak mengantri cukup lama.

Kayaknya cara diatas hanya satu satunya cara mengatasi penukaran uang ilegal, dan cara ini sangat simpel dan sangat mampu dilakukan oleh pemerintah, dengan syarat pemerintah memiliki niat ingin melayani masyarakat yang merupakan kewajiban yang mendasar bagi sebuah pemerintahan yang mengerti rakyatnya, masak cumak meluangkan waktu beberapa hari (cukup 7 hari saja menjelang lebaran) pemerintah gak mau. Bandingkan saja perusahaan perusahan telekomunikasi dan yang lainnya berlomba2 mendirikan posko siaga ditempat2 strategis sebelum lebaran sampai setelah lebaran, apa pemerintah gak malu! capek deh........

Memang kita harus sabar ya... karena kegiatan Penukaran Uang ini gak bisa dikorupsi beda dengan proyek membangun jalan yang bisa dipastikan ramai menjelang lebaran, eheheheheheheh
Share this:

Artikel Terkait Lainnya:

0 comments:

Poskan Komentar

Sobat Bisa berkomentar dan mencantumkan link Sobat,Blog ini Dofollow Blog Community

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More